Disparpora Pacitan Siapkan Protokol New Normal Pariwisata Pasca Covid-19

By Media Center 05 Jun 2020, 10:04:51 WIB Berita
Disparpora Pacitan Siapkan Protokol New Normal Pariwisata Pasca Covid-19

Gambar : Rapat Komisi II DPRD Pacitan Dengan Disparpora Pacitan


Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pacitan Andi Faliandra menyatakan protokol normal baru (new normal) pariwisata telah disusun. Nantinya, protokol itu diterapkan oleh destinasi wisata setelah dinyatakan siap.

"Protokol ini akan melalui beberapa tahapan, mulai dari melakukan simulasi, lalu sosialisasi dan publikasi kepada publik, dan yang terakhir melakukan uji coba. Pelaksanaan tahapan-tahapan ini harus diawasi dengan ketat dan disiplin serta mempertimbangkan kesiapan tempat wisata. Sebagai uji coba akan kita laksanakan di Goa Gong dan Pantai Klayar," kata Andi Faliandra saat menerima kunjungan Komisi II DPRD Pacitan di kantornya.

Ia mengungkapkan protokol normal baru salah satunya menekankan pada konsep kebersihan, kesehatan, dan keselamatan (Cleanliness, Health, and Safety/ CHS). Konsep CHS merupakan strategi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif agar masyarakat nantinya dapat tetap produktif dan aman di tengah pandemi Covid-19. Penerapan dan pengawasan program CHS sebagai tatanan kenormalan baru di destinasi wisata juga dikoordinasikan dengan Bupati selaku ketua Gugus Tugas.

Ketua Komisi II Ronny Wahyono mengapresiasi langkah yang dilakukan Disparpora dalam menyiapkan protokol new normal pariwisata di Pacitan. Namun protokol yang bagus tersebut harus didukung oleh penegakan aturan dan disiplin baik dari penyelenggara wisata maupun dari wisatawan.

“Sebelum benar-benar membuka lokasi wisata, sosialisasi kepada para pelaku wisata harus diutamakan. Jangan sampai nantinya terjadi second wave (gelombang kedua) penyebaran covid-19,” ungkap Ronny Wahyono.

Senada disampaikan oleh Tejo Kusmoro dan Rudi Handoko. Terutama terkait anggaran refocusing bidang pariwisata. Karena hal itu menjadi temuan di lapangan bahwa para penyelenggara wisata belum tersentuh bantuan sosial dari gugus tugas. Selain itu, mekanisme pembatasan wisatawan juga harus diperhitungkan dengan matang.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment